Tak Sekadar Gowes, Plt Wali Kota Temukan Persoalan dan Selesaikan di Tempat

Tak Sekadar Gowes, Plt Wali Kota Temukan Persoalan dan Selesaikan di Tempat
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 17 Sep 2026
  • 45 kali dilihat

Tak Sekadar Gowes, Plt Wali Kota Temukan Persoalan dan Selesaikan di Tempat

MADIUN — Gowes Temu Warga dalam rangka Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) tak sekadar menjadi agenda berkeliling wilayah. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendatangi sejumlah titik yang sebelumnya telah didata lurah untuk melihat langsung kondisinya sekaligus mencari solusi dan penanganan langsung di lapangan. Berbagai persoalan warga pun langsung dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.


Salah satu yang menjadi atensi mendesak yakni persoalan bak kontrol di Jalan Pandan. Perbaikan ditargetkan selesai maksimal tujuh hari. Selain itu, persoalan cermin cembung di Gang Murya juga langsung ditindaklanjuti dengan pemasangan. Sementara warga yang saat ini tinggal di pos kampling akan dikoordinasikan untuk mendapatkan opsi tempat tinggal di Serindit maupun Rusunawa.


“Yang jadi atensi harus mendesak segera itu bak kontrol yang ada di Jalan Pandan, maksimal tujuh hari selesai,” ujar Plt Wali Kota Madiun, Kamis (17/9).


Penanganan lingkungan juga dilakukan di kawasan Jalan Suronatan yang dilaporkan warga kerap muncul ular. Setelah sebelumnya beberapa ular ditangkap warga, tim BPBD akan melakukan penyisiran langsung di lokasi.


Perhatian juga diberikan kepada warga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal dan kebutuhan dasar. Baznas disiapkan untuk ikut melakukan intervensi, termasuk membantu RTLH serta memberikan kebutuhan warga seperti makanan tambahan. Untuk rumah yang roboh dan membutuhkan sekitar 700 genteng, Pemkot langsung memberikan genteng bongkaran milik pemerintah daerah yang dapat digunakan warga.


Penanganan terhadap warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) juga dilakukan pada hari yang sama melalui koordinasi Dinkes, Dinsos, dan Baznas. Baznas memberikan bantuan makanan, sementara Dinsos menindaklanjuti kondisi warga tersebut, termasuk penataan data desil agar nantinya dapat diarahkan ke tempat yang lebih layak.


Di sisi lain, sejumlah pekerjaan infrastruktur juga disiapkan. Pengaspalan Jalan Merapi ditargetkan berlangsung sekitar 60 hari ke depan setelah pekerjaan saluran cross dari Semeru menuju Merapi selesai. Pengaspalan dilakukan bersamaan agar jalan yang sudah diaspal tidak perlu kembali dibongkar.


Perbaikan keramik sekaligus bak kontrol di Jalan Kolonel Marhadi sisi selatan hingga perempatan Bantaran juga ditargetkan selesai sekitar 60 hari, sedangkan perbaikan IPAL di Gang Menco ditargetkan rampung dalam 14 hari.


Persoalan kabel turut ditindaklanjuti Kominfo dengan menaikkan kabel yang mengganggu terlebih dahulu dan melakukan penanganan terhadap kabel yang perlu dipotong. Sementara untuk data desil, lurah terus melakukan penyisiran di wilayah masing-masing.


Dinsos bersama lurah, PSM, dan BPS juga melanjutkan pemutakhiran agar data desil kembali sesuai dengan kondisi sebenarnya. “Makanya desil ini kan sudah disisir sama lurah-lurah. Lurah keliling sekaligus menginformasikan desil-desil yang belum balik,” pungkasnya.


(ws hendro/kus/diskominfo)

Awak Sigap